Malaysia diam-diam menjadi destinasi digital nomad terbaik di Asia Tenggara. Sementara Bali mendapat hype Instagram dan Thailand mendapat kerumunan pesta, Malaysia menawarkan sesuatu yang lebih langka: tempat di mana Anda benar-benar bisa menyelesaikan pekerjaan. Internet cepat (300+ Mbps di kota), infrastruktur yang dapat diandalkan, bahasa Inggris di mana-mana, dan biaya hidup yang memungkinkan Anda hidup nyaman dengan $1,200-2,000 per bulan. Tidak perlu visa run. Tidak ada pemadaman listrik. Tidak ada sikap 'mungkin besok'.
Baik Anda freelancer, karyawan remote, atau pendiri startup, Malaysia memiliki kota yang sesuai dengan gaya Anda. Kuala Lumpur untuk profesional urban. Pulau Pinang untuk jiwa kreatif. Langkawi untuk nomad pantai. Dan dengan DE Rantau Nomad Pass yang baru, Malaysia secara aktif merekrut pekerja remote. Panduan ini mencakup semua yang perlu Anda ketahui tentang bekerja remote dari Malaysia.